TEORI DOMINO HEINRICH
Salah satu teori Kecelakaan Kerja yang banyak dikenal adalah Teori Domino yang dikemukakan oleh H.W Heinrich pada tahun 1931. Teori ini menggambarkan kecelakaan kerja sebagai rangkaian lima faktor yang saling berurutan:
Kondisi kerja / lingkungan sosial
Kesalahan manusia
Tindakan atau kondisi tidak aman
Kecelakaan
Cedera
Mirip efek domino: jika satu rusak, urutan selanjutnya terjadi. Menurut Heinrich, sekitar 88–95% kecelakaan disebabkan oleh unsafe act tetapi unsafe conditions tetap berperan signifikan. Keduanya perlu diatasi secara bersamaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.
UNSAFE ACTION
"Perilaku atau tindakan yang dilakukan pekerja (sengaja atau tidak) yang menyimpang dari prosedur keselamatan, meningkatkan risiko kecelakaan"
Contoh umum dalam praktik:
Tidak memakai APD seperti helm atau sarung tangan
Bekerja tanpa pelatihan yang memadai
Memblokir pintu darurat
Menggunakan ponsel saat bekerja di area berbahaya
Teknik pengangkatan barang yang salah
Mempercepat mesin atau bypass kontrol keamanan
Bercanda atau bermain-main di tempat kerja berisiko
UNSAFE CONDITION
"Kondisi lingkungan atau sistem kerja yang berbahaya, berasal dari perawatan, fasilitas, atau pengaturan yang buruk"
Contoh umum dalam praktik:
Lantai licin tanpa tanda peringatan
Penerangan yang buruk atau ventilasi minim
Mesin tanpa pelindung atau rusak
Kabel listrik terbuka atau longgar
Tumpukan bahan atau peralatan yang menghalangi
written by: Yanti Susilawati, S.K.M